}

Taksi Motor Pakai Argometer

Minggu, 23 Januari 2011 - 12:41:24 WIB

Tarif Dipatok Rp 2 Per MeterOjek tentu sudah tidak asing lagi bagi kita.  Kini, muncul bisnis baru, yakni taksi motor yang lebih fleksibel menembus kemacetan di kota besar.  Berikut laporannya.

Salah satu perusahaan taksi motor yang kini berkembang adalah O’Jack Taxi Motor di  Yogyakarta. Perusahaan yang baru beroperasi November 2010 lalu itu mengusung tag line yang provokatif, yakni ”Taxi motor pake argo, hanya Rp 2 Per Meter”.

Perusahaan yang mengklaim sebagai taksi motor berargo pertama di Indonesia itu, saat ini baru mempunyai empat kendaraan. Mereka mengandalkan pelayanan pelanggannya melalui telepon. Layaknya sebuah perusahaan taksi mobil, mereka dapat dihubungi kapan dan dimana saja melalui operator. “Kami siap 24 jam melayani customer,” tegas Deta (23), petugas operator pada perusahaan tersebut.

Tarif yang diterapkan untuk paket argo reguler saat ini terhitung murah. Saat pertama kali menyalakan argo tarif akan menunjukkan angka Rp 2.000. Setelah lebih dari 1 kilometer, tarif argo akan terhitung Rp 2 per meter atau Rp 200 per 100 meter. 

Meski mirip, menurut Deta, taksi motor dengan argo ini punya sedikit perbedaan dengan taksi mobil. “Kami baru akan menyalakan argo jika penumpang sudah naik. Jadi jika mereka memanggil, selama perjalanan dari tempat stand by driver sampai ke pelanggan tidak dihitung,” terangnya. 

Selain melayani paket argo reguler, O’Jack Taxi Motor pun melayani paket antar jemput sekolah 6 hari per minggu dalam sebulan. Tarif yang dikenakan untuk paket ini adalah Rp 199.000 per bulan. 
Kemudian juga ada paket kantor, dengan operasional 5 hari per minggu seharga Rp 169.000 per bulan. Selain itu ada juga paket ekspedisi dengan tarif Rp 9.000 per pengiriman paket dalam kota.

Jika ingin mendapatkan harga yang lebih murah, pelanggan pun bisa mendaftarkan menjadi member. “Biaya untuk member Rp 19.000 per bulan. Pelanggan yang menjadi member bisa mendapatkan potongan 20% untuk semua paket,” jelas Deta.
Salah satu driver taksi motor Tri Harjanto menyatakan kebanyakan pelanggan tetapnya adalah mahasiswa pascasarjana UGM. “Kebetulan rumah saya di Jetis untuk kos-kosan mahasiswa S2 dan S3, jadi langganan saya berawal dari sana,” ujarnya.


Ikatan Emosi

Selain O’Jack Taksi, di Yogyakarta ada pula Paguyuban Taksi Motor Mataram (PTMM) yang mangkal di depan Stasiun Tugu. Paguyuban ini memang konsepnya lebih dekat dengan ojek motor konvensional, namun juga telah menetapkan standarisasi harga. Bahkan mereka telah menyadari bahwa taksi motor adalah jasa pelayanan yang mengutamakan pelayanan dan ikatan emosi pada pelangganya.
Untuk promosi  PTMM  menyebarkan brosur dengan mencantumkan nomer kontak bagi calon pelanggannya. 
“Untuk harga ada keseragaman di dalam kota atau di dalam ring road Rp.10.000, di luar ring road Rp 15.000,” kata Ketua Paguyuban, Dwi Supriyanto (48).

Menurut pria yang akrab disapa Jitung ini, di luar itu belakangan mereka juga melayani paket touring. Paket yang banyak dimanfaatkan orang-orang dari luar Jogyakarta ini sekali booking dipatok 175.000 selama sehari semalam. 
“Terutama ke daerah Merapi dan sekitarnya. Sejak Merapi meletus banyak juga wartawan luar Jogja yang kami antarkan. Sekarang ini, juga banyak wisatawan yang ingin ke sana dan mampir-mampir ke lava beberapa titik lava tour ,” jelasnya.
Yang unik, PTMM yang mempunyai 20 anggota aktif ini selalu mengadakan evaluasi bulanan untuk memperbaiki pelayanan mereka pada pelanggan.

 “Kami tidak seperti ojek biasa, yang putus hubungan sekali mengantar. Kami sadar ini kerja pelayanan yang harus menyenangkan untuk pelanggan, sehingga setiap bulan kami kumpul untuk membicarakan peningkatan pelayanan,” jelasnya.  (Sony Wibisono-44)

Sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/01/23/135129/Tarif-Dipatok-Rp-2-Per-Meter


Info
Quotes Of The Day

"Never give up on yourself, because God never gives up on you!"

Nanang Kuswoyo SE.MM.

@BungENKA

(Founder O'Jack Taxi Motor)

Twitter Timeline O'jack
Tweet oleh @ojacktaximotor
Social Media O'jack
Facebook twitter Path Instagram